Lanjutkan Dengan Lebih Cepat

Kali ini saya boleh berbangga hati sebagai warga Indonesia! Kita bisa menjadi bangsa beradab dengan melaksanakan 2 kali Pemilu Langsung dalam satu tahun dengan aman dan damai, meski masih pula dinodai oleh teror bom di Ritz Carlton dan JW Marriot yang biadab itu.

Banyak prestasi dan hal-hal fantastis dari fenomena Pesta Demokrasi itu, tetapi yang paling penting menurut saya, kita telah maju dan mampu belajar berdemokrasi dengan lebih beradab. Meskipun disana-sini masih terjadi kekurangan dan (mungkin) kecurangan, tetapi tidak prinsipil dan siknifikan.

Kalau mau dicatat yang negatif justru sikap para pemimpin yang ikut kontes akbar itu. Mereka tampak sangat sulit dan belum bisa bersikap lapang hati, malah ngomporin rakyat, memanas-manasi hati rakyat meributkan dan mengganggu ketenangan. Eiit, jangan mengira saya pro yang menang lho!

Saya cuma mau bilang, ada juga hal yang bisa membuat saya bangga jadi orang Indonesia yang hidup di era informasi world 2.0 ini. Dibanding dengan negara berkembang lainnya, kita lebih maju soal demokrasi, termasuk dibandingkan dengan Malaysia.

Pelajaran berikutnya adalah membangun sinergi dari perbedaan (building on differences), bukan berjalan sendiri-sendiri. Belajar dong dari Obama vs Hilary!

Memang benar SBY tentu tidak bisa LANJUTKAN tanpa JK, karena hanya akan menjadi LANUTAN. Karena itu kenapa tidak berbagai aset bangsa yg berbeda-beda kita kita kelola untuk menghasilkan sinergi. Apa gunanya hanya sampai pada menghormati perbedaan dan lalu berjalan sendri-sendiri?

Karena itu usul saya, semua yang bersaing kini saatnya menyatukan perbedaan (bukan menyamakan lo!) dan ayo kita jadikan semboyan "LANJUTKAN DENGAN LEBIH CEPAT!"

Heheheee, asal tahu saja, ini syaratnya harus memiliki sikap bathin Abundance Mentality alias Mentalyang berlimpah alias lapang hati bin legowo! Bisa gak sih??!

NO Mental KERE! Please?

Tidak ada komentar: